Palangka Raya, lintasfakta.net – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Tengah kini diawasi secara ketat dan berkelanjutan melalui sistem digital. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan setiap proses distribusi dan penyajian makanan bergizi bagi peserta didik terpantau secara harian.
Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, usai mengikuti rapat evaluasi Program MBG bersama Badan Gizi Nasional (BGN) yang digelar di Ruang Rapat Wakil Gubernur Kalteng, Rabu (21/1/2026).
Rapat evaluasi ini dihadiri Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN RI Letjen TNI Dadang Hendrayuda, Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, serta jajaran Forkopimda sebagai bentuk penguatan pengawasan lintas sektor.
Reza menegaskan, Pemprov Kalteng sangat serius mengawal Program MBG sebagai salah satu kebijakan strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menjamin pemenuhan gizi anak-anak.
“Dinas Pendidikan mendapat amanah dari Bapak Gubernur untuk terlibat langsung dalam satuan tugas MBG. Kami memastikan pengawasan dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan,” ungkap Reza.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penerapan platform digital Pena Kalteng sebagai sarana pemantauan MBG. Melalui aplikasi tersebut, sekolah melaporkan menu, waktu distribusi, hingga proses penyajian makanan secara real time.
Menurut Reza, sistem ini sejalan dengan arahan BGN agar Program MBG tidak hanya berjalan, tetapi juga memenuhi standar kualitas gizi dan keamanan pangan yang telah ditetapkan.
Ia juga menyoroti dampak positif Program MBG bagi perekonomian daerah. Selain meningkatkan kesehatan anak, MBG turut menggerakkan sektor UMKM, petani, peternak, dan membuka lapangan kerja baru di Kalimantan Tengah.
“Anak-anak pun menyampaikan bahwa program ini membantu menghemat uang jajan mereka. Ini bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin masa depan generasi muda,” katanya.
Reza berharap kolaborasi antara Pemprov Kalteng, BGN, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat, sehingga Program MBG benar-benar memberikan manfaat maksimal dan berkelanjutan bagi seluruh anak di Kalimantan Tengah.(wan/red)
