Ancaman Radikalisme Lewat Dunia Digital Jadi Perhatian Disdik Kalteng

Palangka Raya, lintasfakta.net – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti ancaman radikalisme dan kekerasan yang kini menyasar peserta didik melalui media sosial dan permainan daring (game online).

Hal ini disampaikan dalam Sosialisasi Pencegahan Kekerasan dan Radikalisme yang digelar secara daring pada Kamis (29/1/2026).

Plt. Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengungkapkan bahwa anak-anak kerap direkrut melalui game online, lalu diarahkan masuk ke kelompok yang menormalisasi kekerasan. “Ini sangat berbahaya karena anak-anak masih dalam fase pencarian jati diri dan emosinya belum stabil,” tegas Muhammad Reza Prabowo.

Menurutnya, fenomena ini harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, terutama di lingkungan pendidikan.

Ia menekankan pentingnya pengawasan dan pendampingan terhadap aktivitas digital peserta didik.

Langkah pencegahan dinilai krusial agar generasi muda tidak terpapar paham yang bertentangan dengan nilai-nilai pendidikan.(rah/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *