Disdik Kalteng Siapkan Pembelajaran Digital Lintas Sekolah, Atasi Kekurangan Guru dan Cegah Jam Kosong

Palangka Raya, lintasfakta.netDinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pemanfaatan teknologi sebagai solusi menghadapi berbagai tantangan pendidikan, termasuk persoalan kekurangan guru dan jam pelajaran kosong di sejumlah sekolah.

Langkah tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo saat kegiatan “Kadisdik Menyapa” bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK), dan Kelompok Kerja Guru (KKG) se-Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (3/6/2026).

Menurut Reza, salah satu persoalan yang menjadi perhatian serius adalah memastikan peserta didik tetap mendapatkan hak belajar secara optimal. Karena itu, Disdik Kalteng berupaya mencegah terjadinya jam pelajaran kosong yang dapat mengganggu proses pembelajaran.

“Kita tidak ingin lagi melihat ada jam-jam kosong di kelas atau anak-anak didik yang terbengkalai. Jika ada guru yang berhalangan hadir, harus ada sistem manajerial yang memastikan adanya guru pengganti,” tegas Reza.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah tengah menyiapkan skema pembelajaran digital lintas sekolah. Sistem ini nantinya memungkinkan sekolah yang mengalami kekurangan tenaga pendidik memperoleh dukungan pembelajaran dari guru di sekolah lain melalui jaringan daring.

Skema tersebut akan terintegrasi dengan Pena Kalteng, sistem pengelolaan data pendidikan yang dikembangkan untuk membantu pemetaan kondisi pendidikan secara lebih akurat dan terukur.

Melalui sistem tersebut, sekolah yang mengalami kekurangan guru pada mata pelajaran tertentu dapat memperoleh dukungan dari guru di sekolah lain. Misalnya, ketika sebuah sekolah kekurangan guru matematika, maka proses pembelajaran dapat dibantu oleh guru matematika dari sekolah lain melalui asistensi pembelajaran digital.

“Kalau ada sekolah yang kekurangan guru matematika, misalnya, maka bisa didukung oleh guru matematika dari sekolah lain melalui asistensi digital. Yang penting anak-anak tetap mendapatkan hak belajarnya,” ujar Reza.

Menurutnya, penerapan pembelajaran digital lintas sekolah menjadi salah satu bentuk inovasi yang dapat dilakukan untuk mengatasi persoalan distribusi guru, khususnya di wilayah yang memiliki kondisi geografis luas seperti Kalimantan Tengah.

Reza Prabowo menegaskan bahwa teknologi tidak hanya digunakan untuk mendukung proses administrasi pendidikan, tetapi juga harus mampu menjadi solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi sekolah dan peserta didik.

Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran melalui penyediaan berbagai sarana dan prasarana penunjang transformasi pendidikan.

Sejumlah fasilitas yang telah diberikan antara lain jaringan Starlink, panel surya, dan papan tulis digital yang mulai dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.

Keberadaan fasilitas tersebut dinilai dapat memperkuat penerapan pembelajaran berbasis teknologi, terutama bagi sekolah yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses internet dan infrastruktur pendukung.

Reza berharap seluruh fasilitas yang telah disediakan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh sekolah dan tenaga pendidik. Dengan dukungan teknologi dan manajemen pendidikan yang tepat, kesenjangan layanan pendidikan antardaerah diharapkan dapat semakin diperkecil.

“Kalau seluruh fasilitas premium ini kita optimalkan, saya optimistis kualitas pembelajaran kita akan meningkat drastis. Teknologi harus menjadi solusi bagi pemerataan pendidikan,” pungkas Reza.

Melalui pengembangan pembelajaran digital lintas sekolah yang terintegrasi dengan Pena Kalteng, Disdik Kalteng berupaya memastikan setiap peserta didik tetap memperoleh layanan pembelajaran yang berkualitas, sekaligus mendorong pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.(zah/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *